Selasa, 10 April 2018

 Total 556.500 rupiah disaku Bapak tua yang tersesat
Jambangan Hijau - Belum hilang dari ingatan kita, peristiwa ditemukannya tukang becak terlantar di Tambaksari yang di jok nya ada uang jutaan rupiah. Lain lubuk lain belalang, beda tempat kisahnyapun berbeda. Temanya tetap, disangka gelandangan (baca : T4) namun di sakunya ada uang pecahan senilai setengah juta rupiah. Kronologi kejadian tadi malam, Senin 9 April 2018 adalah sebagai berikut. Malam tadi WAG JC. Jambangan Communication riuh dengan postingan seorang anggota group, ada foto seorang lansia pria. Diikuti dibawahnya kata-kata bombastis, ditelantarkan dan sengaja dibuang keluarga. Saat ini pria tua ini ditampung di kantor Panwascam Kecamatan Jambangan. Sontak muncul beragam komentar dibawahnya. Mulai usulan diadopsi lah. Ada yang usul untuk memanggil PSM lah. Dan beragam komentar lainnya. Sebelumnya pria lansia tadi ditemukan oleh dua orang mahasiswa putri dan seorang putera dari Unesa.

Ketua Forum KIM (kanan), PSM (tgh) Kec. Jambangan & klien
Dari depan kantor Jawa Pos Group Karah Agung kemudian di bawa ke Kantor Kecamatan. Karena yang buka kantor Panwas, singgahlah Bapak tua tadi disitu. Beberapa staf Panwas dan anggota Pol PP Kecamatan kemudian wawancara dan mengeluarkan info singkat. Tidak seberapa lama kemudian datanglah tiga orang berbeda dengan kurun waktu masing-masing sepuluh menitan. Pertama Bobbin anggota PSM Kecamatan, Satgas Linmas Kelurahan Karah Tongat dan Mukhlis Darmawan Ketua Forum KIM Kecamatan Jambangan. Saat itu tercetus pemikiran untuk menggeledah saku celana dan tas bawaan barangkali ada identitas diri si Bapak tua. Tuhan memang Maha Kaya. Tanpa kami sangka sebelumnya. Disaku Bapak tua ini kami temukan banyak uang kertas yang kalo kami hitung totalnya hampir setengah juta rupiah  banyaknya. Langkah cepat kemudian diambil. Kami berombongan segera membawa Bapak ke Ketegan - Taman, Sidoarjo. 

Tukini (baju batik jingga) bersyukur suami tercinta diketemukan
Karena berdasar pengakuannya ada saudara di Ketegan. Mobil Operasional Pol PP Kecamatan kemudian digunakan mengevakuasi Bapak tua ini ke daerah Ketegan yang 4 km jauhnya dari kantor Kecamatan Jambangan. Setelah bertanya kesana-kemari sebanyak 6 kali. Alhamdulillah ada warga Ketegan yang mengetahui asal-usul si Bapak. Dari petunjuk terakhir akhirnya kami  menemukan titik terang. Bapak tua yang awalnya mengaku bernama Solikin. Ternyata bernama asli Maliki. Suami dari Tukini wanita asal Wlingi - Blitar. Rumahnya cukup layak. Berada didalam gang beralamat di jalan Suningrat - Ketegan Timur ll/64, RT 14 RW lll Taman - Sidoarjo. Maliki sehari-hari bekerja sebagai tukang pencari rumput di sekitar Masjid Al Akbar Pagesangan - Surabaya. (BNPY)

0 komentar:

Posting Komentar