Kamis, 23 Februari 2017

KIM Jambangan Hijau - kepulan asap putih disertai bau menusuk hidung memenuhi lorong di jalan Bibis Karah. Dari lubang bak kontrol berbondong-bondong kecoa keluar dari persembunyiannya. Pagi ini memang sudah dijadwalkan oleh staf dari Puskesmas Pembantu Karah, Foggging. Seminggu sebelumnya Mulyani (64 th) warga RT 01 RW VII Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan gundah gulana. Bagaimana tidak dua cucu cantiknya harus masuk kamar Rumah Sakit Bhakti Rahayu Ketintang. Keyla Putri Budiono (6 th) yang masih duduk di TK B positif DB ( Demam Berdarah) dan harus menginap 8 hari di Rumah Sakit. Sementara Najswa Raisa Setiawan (12 th) terdiagnosa gejala Thypus. Beruntung siswi kelas IV ini oleh dokter diperbolehkan pulang. Dia akhirnya hanya melakukan rawat jalan saja. Petugas fogging menggunakan baju ketelpak warna merah bertopi dan menggunakan masker. Tercatat 20 rumah di sekitar tempat tinggal Mulyani pagi itu harus di fogging dalam rangka meminimalisir korban DB lanjutan. Mulyani menyampaikan saat cucunya demam tinggi diawal bulan Februari dia berinisiatif mengantarkan ke Puskesmas. Oleh Puskesmas kemudian diberikan rujukan ke Rumah Sakit kelas C, untuk perawatan lebih lanjut. Kalau RS kelas C tidak dapat menangani tindakan lanjutan adalah merujuk k RS kelas B atau A. Contoh RS kelas B adalah RSUD dr. H. Moh. Soewandhie (RS milik Pemkot Surabaya). Sementara yang kelas A adalah RSUD dr. Soetomo ( RS milik Pemprov. Jatim). Setelah ada warga yang positif terjangkit DB. Tindakan lanjutan dari Puskesmas melaporkan kepada Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Setelahnya area sekitar tempat warga yang terjangkit berhak mendapatkan fogging gratis dari APBD Kota Surabaya. Ditempat anda ada yang positif DB ? Kemudian belum mendapatkan Fogging ? Segera laporkan ke kantor Kelurahan Terdekat atau Langsung ke Puskesmas yang ada diwilayahmu!!!!  (BoNi)

1 komentar: